Kamis, 04 Februari 2010

Penyuluhan Safety Drive



Program ini dilaksanakan hari jumat , tanggal 29 januari 2010, dilaksanakan di smk pelita dan untuk segmentasi penerima program ialah para murid-murid smk pelita yang mengendarai kendaraan bermotor sebagai perwakilan dari para remaja yang ada di desa bulak. Program penyuluhan dilaksanakan pada pukul satu siang tepat, setelah dilaksanakan solat jumat, Kami tidak menyangka program yang kami adakan mendapat sambutan yang sangat antusias yang tinggi dari para murid SMK Pelita , bahkan ruangan yang kami sediakan melebihi kapasitasnya, kemudian program penyuluhan dibuka secara resmi oleh ketua program dari penyuluhan Safety Drive yaitu Andzar, yang disambut meriah oleh para peserta penyuluhan Safety Drive, Andzar juga mengingatkan kepada para peserta penyuluhan untuk mengisi kuisioner yang telah diberikan karena kuisioner itulah yang akan menunjukkan indicator keberhasilan dari penyuluhan ini, kemudian acara dilanjutkan dengan sedikit kata sambutan dari perwakilan perangkat desa yang juga disambut meriah oleh para peserta penyuluhan safety drive, Setelah itu Program masuk ke program inti yaitu pemaparan tentang program safety drive yang dipaparkan oleh Pradita dan Guntur yang disambut dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta penyuluhan safety drive, ketika pemaparan program tersebut para peserta dengan seksama mendengar dan memperhatikan apa saja yang dipaparkan oleh para pemapar yaitu Guntur dan Pradita. Setelah pemaparan tentang program selesai saatnya masuk ke sesi Tanya jawab, sesi Tanya jawab dibuka menjadi 2 sesi , setiap sesi menampung 3 buah pertanyaan dan kami terkejut karena begitu banyaknya para peserta yang bertanya sehingga dari 2 sesi yang direncanakan kami menambahnya menjadi 3 sesi Tanya jawab melihat antusias dari para peserta yang ingin bertanya tentang program safety drive ini.

Setelah sesi Tanya Jawab selesai kami membagikan kuisioner akhir dan juga mengingatkan kepada para peserta dari program penyuluhan ini untuk tidak menghilangkan nomor peserta yang diberikan ketika registrasi karena nomor peserta dan tanda peserta itulah yang akan kami undi untuk mendapatkan doorprize berupa 3 buah helm full face dengan tujuan untuk memotivasi agar sadar terhadap hukum lalu lintas dan peduli terhadap keselamatan jiwa pengendara bermotor. Pengundian berlangsung dengan meriah , untuk cara pengundiannya kami memanggil salah satu peserta untuk mengambil satu kertas dari sebuah kotak yang kami sediakan yang berisi nomor peserta setelah dua peserta mendapat helm full face terjadi sebuah kejadian yang mengejutkan ketika kami memanggil peserta bernama mariska yang bernomor 36 untuk mengambil nomor undian dari doorprize dan kami terkaget-kaget ketika dia mendapatkan nomor 36 juga yang berarti dia mendapatkan helm full face yang disertai tawa para peserta lain karena terkejut betapa beruntungnya mariska ini. Setelah pembagian doorprize selesai acara ditutup secara resmi oleh ketua program yaitu andzar yang diiringi tepukan oleh seluruh para peserta penyuluhan.

Rabu, 27 Januari 2010

Lokakarya


Jum’at, 22 Januari 2010

• MC : Pradita Ayu Yustisia
• Pembukaan : 20.30
• Kata Sambutan : 20.35
Perwakilan mahasiswa : Guntur Putra Harahap
Kepala Desa : Bpk. Surata
Tokoh masyarakat : Bpk. Sarifudin
Dosen Pembimbing : Bpk. Dwi Purnomo
• Penjelasan Program : 21.00
Aman Berkendaraan : Andzar Ibrahim
Hidup Bersih : Faisal Akbar
Lomba Tingkat SD : Rachmat Syawal Prima
TOGA : Devy Marjoko
• Sesi Tanya Jawab : 21.10
1. Ibu Jumroh
a. Pada program pengolahan mangga, bagaimana dengan alat-alat pembuatannya? Lalu cara pemasarannya seperti apa?
b. Bagaimana dengan indikator keberhasilan program TOGA? Karena biasanya warga hanya menanam saja, tanpa memanfatkan tanaman tersebut.
Jawab:
a. Alat-alat pembuatan pertama-tama akan dibawa dari Bandung, selanjutnya Desa Bulak diharapakan berproduksi sendiri. Cara pemasarannya diinisiasi terlebih dahulu oleh kami. Setelah program KKNM ini selesai, diharapkan Desa Bulak dapat menjadi desa binaan UNPAD sehingga desa ini dapat berkembang terus.
b. Indikator keberhasilan program ini dapat terlihat dari kuisioner yang nanti akan diberikan. Kuisioner akan diberikan pada awal dan akhir program, sehingga dapat terlihat seberapa jauh masyarakat dapat menerima program ini.
2. Bpk. Warnoko
a. Keempat program sudah cukup bagus menurut saya, namun akan lebih baik jika para mahasiswa lebih mengenali masyarakat dahulu sebelum merumuskan program.
b. Pada program TOGA, penanaman hanya dilakukan di tiga titik saja, dan ketiiganya berada di Blok Bedeng. Bagaimana dengan blok lainnya? Bagaimana jika tempat penanaman disebar merata di seluruh blok?
c. Program yang telah dijelaskan tadi lebih mencakup aspek pendidikan dan kesehatan, bagaimana dengan aspek ekonominya?
Jawab:
a. Pada minggu pertama, kami telah melakukan survey awal dan wawancara untuk menggali permasalahan dan potensi Desa Bulak. Jadi program yang kami rumuskan telah kami sesuaikan dengan keadaan Desa Bulak saat ini.
b. Penanaman dilakukan di titik tersebut karena ketiga titik itu telah mempunyai Posyandu permanen, sehingga dapat dijadikan daerah percontohan. Selanjutnya penanaman dapat diperluas ke titik-titik lain.
c. Perekonomian masyarakat dapat terbantu melalui program Pemanfaatan sampah dan program TOGA. Melalui program Pemanfaatan Sampah, masyarakat dapat mendapatkan pendapatan tambahan melalui keterampilan dalam memanfaatkan sampah. Pada program TOGA, hasil tanaman obat dapat diolah oleh masyarakat dan dijual sebagai jamu. Selain itu, program-program ini juga dapat meningkatkan keterampilan dan motivasi kerja masyarakat.
3. Ibu Rusmini
Saya mengusulkan diadakannya program “Bank Sampah”. Karena melalui program itu, masyarakat dapat mendapatkan uang tambahan secara langsung melalui sampah anorganik yang “ditabung”. Sedangkan sampah organiknya dapat dimanfaatkan mennjadi pupuk kompos.


4. Bpk. Drs. Sucipto
Bagaimana cara pembuatan pupuk organik PUKASI? Apa saja bahan-bahan yang diperlukan dan bagaimana cara pengolahannya?
Jawab:
Bahan-bahannya terdiri dari pupuk kandang, daun-daunan, gula, terasi, air bersih, dan bahan lainnya. Prosedur pembuatan maupun alat dan bahan secara lengkap nanti akan disampaikan melalui modul.
5. Bpk. Kartasubagja
Bagaimana cara mengolah tanaman menjadi obat? Apakah cara-caranya akan dijelaskan pada saat program TOGA?
Jawab:
Cara pengolahan tanaman TOGA nanti akan dijelaskan sebelum penanaman dan peserta juga akan diberi modul sebagai buku panduan pengolahan tanaman menjadi obat maupun cara-cara penanaman dan perawatan tanaman tersebut.
6. Bpk. Jayusman
Semoga dengan adanya program TOGA ini, masyarakat dapat terbantu baik dalam peningkatan kesehatan maupun ekonomi.
• Penutup : 22.00

Kuisioner Masyarakat Desa Bulak


Selasa, 19 Januari 2010

· Total Responden : 45 orang

· Usia

- < 20 thn : 5 orang

- 21 – 35 thn : 12 orang

- 36 – 50 thn : 16 orang

- > 51 thn : 12 orang

· Jenis Kelamin

Pria : 31 orang

Wanita : 14 orang

· Pekerjaan

- Ibu Rumah Tangga : 8 orang

- Wiraswasta : 7 orang

- Pedagang : 5 orang

- Petani : 7 orang

- Karyawan Swasta : 3 orang

- Mahasiswa : 3 orang

- PNS : 3 orang

- Keamanan : 1 orang

- Supplier : 1 orang

- Kuli Bangunan : 2 orang

- Pelajar : 1 orang

- Tukang Becak : 1 orang

- Serabutan : 1 orang

- Pengangguran : 2 orang

Jawaban :

1. Apakah pemuda disini produktif?

Ya : 30

Tidak : 11

Kurang : 4

2. Apakah pemuda disini ikut berpartisipasi dalam program-program desa?

Ya : 36

Tidak : 7

Kurang : 1

3. Apakah pemuda sudah memanfaatkan SDM, SDA, Sarana, dan Prasarana?

Ya : 25

Tidak : 12

Kurang : 7

4. Apakah penghasilan dari TKI menjadi sumber pendapatan utama daerah ini?

Ya : 27

Tidak : 14

5. Apakah ada masalah yang dihadapi pemuda disini? Apa saja?

a. Kurangnya lapangan kerja : 36

b. Kurangnya keterampilan : 2

c. Putus sekolah : 2

d. Malas : 3

e. Kurangnya modal : 1

f. Pernikahan dini : 1

g. Lain-lain : 2

6. Lalu upaya apa saja yang bisa membantu pemuda untuk meningkatkan perekonomiannya?

a. Penambahan lapangan kerja : 21

b. Peningkatan keterampilan : 6

c. Pendidikan gratis : 2

d. Lain-lain : 2

7. Apakah anak-anak dapat merasakan manfaat sekolah untuk wawasan pendidikannya?

Ya : 42

Tidak : 1

8. Lalu apakah orang tua menyadari akan pentingnya pendidikan untuk anak-anak?

Ya : 30

Tidak : 3

Kurang : 1

9. Apakah kemampuan membaca masyarakat sudah baik?

Ya : 35

Tidak : 7

Kurang : 3

10. Apakah anak-anak mempunyai kendala dalam pemenuhan kebutuhan pendidikannya?

a. Kurangnya biaya : 22

b. Malas : 10

c. Kurangnya sarana : 8

d. Kurangnya tenaga pengajar : 3

e. Orang tua tidak mendukung : 2

f. Tidak ada kendala : 2

11. Lalu upaya apa yang bisa meningkatkan kualitas pendidikan di desa bulak ini?

a. Adanya sekolah gratis : 10

b. Meningkatkan sarana dan prasarana : 8

c. Meningkatkan motivasi : 6

d. Meningkatkan kualitas pengajar : 4

e. Meningkatkan sistem pengajaran : 2

f. Adanya tunjangan uang sekolah : 2

g. Adanya beasiswa : 1

h. Adanya internet gratis di sekolah : 1

12. Apakah ada TPA (Tempat Pembuangan sampah Akhir)?

Ya : 39

Tidak : 9

13. Kemana masyarakat membuang sampah?

a. Sungai : 17

b. Tukang sampah : 8

c. Tanah kosong : 2

d. Sawah : 1

14. Apakah ada masyarakat yang mengolah sampahnya?

Ya : 7

Tidak : 33

15. Apakah ada masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh sampah? Apa saja?

a. Demam Berdarah Dengue : 12

b. Banjir : 2

c. Saluran tersumbat : 1

d. Bau tidak sedap : 1

e. Diare : 1

f. Cikungunya : 1

g. Tidak ada masalah : 13

16. Lalu bagaimana cara masyarakat menangani masalah yang ditimbulkan oleh sampah?

a. Dibakar : 7

b. Membuang sampah ke tempatnya : 4

c. Bergotong-royong dengan warga : 4

d. Pelatihan pengolahan sampah : 3

e. Dibuang ke kali : 1

f. Berkoordinasi dengan puskesmas : 1

g. Membayar iuran sampah : 1

h. Perbaikan saluran pembuangan : 1

17. Apakah masyarakat belajar mengenai hukum?

Ya : 11

Tidak : 24

Kurang : 1

18. Apakah masyarakat mengetahui manfaat tata tertib lalu lintas?

Ya : 29

Tidak : 11

Kurang : 3

19. Apakah masyarakat sadar mengenai hukum pidana bagi kasus kriminal?

Ya : 28

Tidak : 11

20. Pelanggaran hukum apa saja yang terjadi di Desa Bulak?

a. Tata tertib lalu lintas : 22

b. Pencurian : 12

c. Kenakalan remaja : 15

d. Obat-obatan terlarang : 6

e. Judi : 5

f. Tidak ada pelanggaran : 5

21. Upaya apa yang bisa menyadarkan masyarakat agar taat kepada hukum?

a. Penyuluhan hukum : 15

b. Aparat dipertegas : 8

c. Mempermudah pembuatan SIM : 3

d. Memperberat sanksi : 3

e. Kesadaran diri sendiri : 1

f. Pengajian : 1

g. Lain-lain : 2

22. Apakah masyarakat bisa mendapatkan pendidikan agama dengan baik?

Ya : 41

Tidak : 1

23. Dimana mereka bisa mendapatkan pendidikan agama tersebut?

a. Madrasah : 31

b. Masjid/mushola : 23

c. Pengajian : 18

d. Sekolah : 6

e. Lingkungan keluarga : 3

24. Apakah masyarakat perlu menambah sarana dan prasarana demi peningkatan agama mereka? Apa saja?

a. Penambahan madrasah : 7

b. Diadakan pengajian : 5

c. Penambahan ustadz : 3

d. Penambahan masjid/mushola : 6

e. Penambahan buku-buku : 2

f. Perbaikan masjid : 1

g. Tidak ada : 2

25. Apakah masyarakat sudah merasakan manfaat dari lembaga-lembaga kemasyarakatan seperti Karang Taruna, PKK, Posyandu, dll?

Ya : 29

Tidak : 3

26. Lalu apa kelebihan lembaga tersebut?

a. Kesehatan lebih terjamin : 18

b. Meringankan biaya hidup : 7

c. Membantu membangun desa : 3

d. Meningkatkan kerjasama masyarakat : 3

e. Meningkatkan keamanan desa : 3

f. Pemuda menjadi lebih aktif : 2

g. Menjaga tali silaturahmi : 2

h. Adanya bantuan untuk lansia : 1

27. Kekurangan apa yang perlu dibenahi dalam lembaga-lembaga tersebut?

a. Karang taruna kurang aktif : 2

b. Kurangnya obat-obatan : 2

c. Program kurang efektif : 2

d. Kurangnya fasilitas : 3

e. Jaraknya jauh : 1

f. Kurangnya tempat parkir : 1

g. Kurangnya tenaga medis : 1

h. Pelatihan ibu-ibu : 1

i. Birokrasi merepotkan : 1